Sebagian orang mungkin berkata, tawa adalah luapan emosi sesaat karena lucu. Pernahkah seseorang menghampiri anda dan melakukan lelucon yang tidak lucu sedangkan anda membalasnya dengan tatapan kosong? Dan itu sama sekali tidak membuat anda merasa bersalah.
Namun, tahukah arti dibalik semua lelucon orang2 seperti itu? Mereka berusaha membuat lelucon agar kita tertawa, agar kita lupa pada masalah2 berat yang kita hadapi sahari2, agar kita lupa sejenak pada perasaan sedih dan amarah kita...
Namun apa yang kita balas, tawa secukupnya, tawa seadanya...
Pernahkah kita menghargai usaha mereka dengan tawa ikhlas walaupun lelucon mereka tidaklah lucu? Itu jarang kita lakukan, bahkan dengan tatapan kosong, kita mencemooh mereka dengan kata "garing", cukup mengecewakan untuk orang2 seperti kita yang pernah melakukan hal demikian. Yang kita ingat dan kita pikirkan hanyalah perasaan2 negatif kita, perasaan2 seperti marah, sedih dan masalah2 berat kita. Mungkin kita akan dianggap gila jika tertawa tanpa alasan yang jelas setiap hari, dan menganggap air mata dan amarah adalah hal yang wajar kita lampiaskan setiap hari...
Tidaklah mudah mendapatkan teman yang selalu ingin membuat kita tertawa dengan leluconnya dan yang selalu ingin melihat kita bahagia, jadi, hargailah teman-teman penuh tawa dan lelucon yang kamu miliki saat ini, karena jika kamu kehilangannya, ketika kamu menangis, tiada orang kan mampu menghentikan air matamu, dan ketika kamu marah, tiada orang kan mampu meredupkan amarahmu...
Karena tawa menyembuhkan, tawa membahagiakan, tawa membuatmu merasa lebih positif tanpa harus minum S-SuSu selama 7 hari penuh...

0 komentar:
Posting Komentar